Ahli gastroenterologi anak berbagi petunjuk tentang pemberian makanan pendamping ASI

Pemeberian ASI eksklusif harus berlanjut sampai bayi berusia 4-6 bulan, kata ahli gastroenterologi anak Dr Christina Ong, yang mempresentasikan topik pemberian makanan pendamping dalam simposium yang diselenggarakan oleh Singapore Pediatric Society dan didukung oleh FrieslandCampina Institute. Pemberian makanan pendamping tidak boleh diberikan sebelum usia 4 bulan dan tidak boleh ditunda lebih dari 6 bulan. Selain itu, makanan pelengkap harus terdiri dari berbagai rasa dan tekstur.

Ahli gastroenterologi anak berbagi petunjuk tentang pemberian makanan pendamping ASI

Waktu untuk memulai pemberian makanan pendamping ASI

Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan agar makanan pendamping diberikan selain ASI mulai 6 bulan ke depan (1). Singapore Health Promotion Board dan European Society for Paediatric Gastroenterology, Hepatology and Nutrition (ESPHGAN) merekomendasikan makanan pendamping gizi yang memadai dan aman untuk diberikan selambat-lambatnya pada bayi usia 6 bulan tetapi tidak sebelum 4 bulan, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang berkembang (2,3).

Poin-poin utama dalam memulai pemberian makanan pendamping (4-6)

  • Pastikan kriteria berikut dipenuhi sebelum memperkenalkan makanan pendamping:
    • Fisiologis: fungsi ginjal dan gastrointestinal harus matang dan siap untuk memetabolisme nutrisi dari makanan pendamping pada usia 4 bulan.
    • Perkembangan saraf: pengenalan makanan padat harus ditunda sampai bayi dapat duduk dengan dukungan, dan memiliki kontrol kepala dan leher yang baik.
  • Orang tua dan pengasuh dapat memodifikasi preferensi bawaan bayi.
  • Pemaparan berulang mungkin diperlukan.
  • Paparan dini terhadap rasa sayuran tertentu meningkatkan kesukaan bayi akan sayuran tersebut hingga 6 tahun.
  • Variasi sayuran yang lebih luas untuk dikonsumsi selama pemberian makanan pendamping ASI menyebabkan variasi sayuran yang dikonsumsi pada usia 6 tahun meningkat.

Dr Ong merekomendasikan untuk menghindari makanan berikut dalam pemberian makanan pendamping ASI

  • Garam dan gula sebelum usia 1 tahun
  • Makanan mentah
  • Produk susu yang tidak dipasteurisasi
  • Madu sebelum usia 1 tahun karena risiko infant botulinum yang dapat disebabkan oleh spora Clostridium botulinum tahan panas
  • Ikan dengan kadar merkuri yang tinggi seperti hiu, ikan pedang, marlin, tuna, king mackerel, orange roughy, seabream yellowback dan dash-and-dot goatfish
  • Makanan yang bisa dengan mudah menjadi bahaya tersedak seperti:
    • Makanan kecil dan keras (mis. Kacang, dan anggur)
    • Makanan renyah atau keras (mis. Sayuran mentah)
    • Ikan dan daging dengan tulang
    • Buah dengan biji
    • Nasi ketan

Baca lebih lanjut

Referensi

  1. World Health Organization. Complementary feeding. Available at https://www.who.int/nutrition/topics/complementary_feeding/en/
  2. Fewtrell M., et al. Complementary Feeding: A Position Paper by the European Society for Paediatric Gastroenterology, Hepatology, and Nutrition (ESPGHAN) Committee on Nutrition. Journal of Paediatric Gastroenterology and Nutrition 2017;64(1);119-32.
  3. The Sale of Infant Foods Ethics Committee Singapore (SIFECS) Code of Ethics. 5th Available at https://www.hpb.gov.sg/docs/default-source/default-document-library/5th-edition-of-the-sifecs-code_as-of-020119.pdf?sfvrsn=8249c572_2
  4. Remy E., et al. Repeated exposure of infants at complementary feeding to a vegetable puree increases acceptance as effectively as flavor-flavor learning and more effectively than flavor-nutrient learning. J Nutr 2013;143(7):1194-200.
  5. Pediatric Nutrition, 7th ed, Kleinman RE, Greer FR (Eds), AAP Elk Grove Village, IL 2014. p.123.
  6. Beauchamp GK, Moran M. Dietary experience and sweet taste preference in human infants. Appetite 1982;3(2):139-52.

Catatan penting

Air Susu Ibu (ASI) adalah nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan adalah cara optimal untuk menyusui bayi. Selain itu bayi harus menerima makanan pendamping ASI dengan pemberian ASI berkelanjutan hingga dua tahun atau lebih. Ibu harus menerima panduan tentang nutrisi ibu yang tepat untuk membantu menjaga persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pemberian susu formula yang tidak perlu, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat berdampak negatif pada proses pemberian ASI, yang mungkin tidak dapat diubah. Ibu harus berkonsultasi dengan dokter dan mempertimbangkan implikasi sosial dan keuangan sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika mengalami kesulitan menyusui. Instruksi penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman pelengkap lainnya harus diikuti dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat ataupun tidak perlu, dapat menimbulkan bahaya kesehatan.