Diskusi meja bundar ilmiah: Peran produk-produk susu dalam berkembangnya penyakit diabetes tipe 2

Banyak penelitian telah menyelidiki hubungan antara produk susu dan diabetes tipe 2 (T2D). The Dutch Dairy Organization dan FrieslandCampina Institute mengundang para pakar dari luar untuk mengevaluasi pengetahuan terkini. Sekelompok pakar ilmiah internasional melakukan diskusi selama 2 hari di bulan November 2017.

Diskusi meja bundar ilmiah: Peran produk-produk susu dalam berkembangnya penyakit diabetes tipe 2

Pada hari pertama, para pakar ilmiah dari berbagai disiplin ilmu memberikan presentasi tentang subarea dari produk susu dan diabetes tipe 2. Pada hari kedua, para pakar ilmiah bersama-sama mendefinisikan hubungan antara diabetes tipe 2 dan total asupan susu serta produk susu tertentu. Diskusi pada hari ke-2 adalah dasar dari makalah ilmiah yang diterbitkan pertengahan tahun 2019: “The Impact of Dairy Products in the Development of Type 2 Diabetes: Where Does the Evidence Stand in 2019” (1). Semua pakar ilmiah yang hadir pada diskusi meja bundar menulis bersama makalah ini.

FrieslandCampina Institute mewawancarai para ahli ilmiah tentang kesimpulan dari makalah ini.

Kesimpulan apa yang dapat diambil mengenai hubungan produk susu dan diabetes tipe 2?

“Disimpulkan bahwa total konsumsi produk susu memiliki hubungan netral atau cukup menguntungkan dengan risiko T2D.

Hubungan konsumsi susu dan keju dengan T2D juga netral. Konsumsi yogurt dikaitkan dengan risiko T2D yang lebih rendah. Namun, ini perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh studi intervensi terkontrol acak. Saat ini hanya 1 studi intervensi yang tersedia dalam populasi yang sakit. Studi yang dilakukan pada wanita Cina obesitas dengan sindrom metabolik dan hati berlemak menunjukkan bahwa dibandingkan dengan susu, yoghurt meningkatkan resistensi insulin (resistensi insulin adalah penanda T2D) (2).”

Kesimpulan apa yang dapat diambil mengenai hubungan lemak jenuh, susu, dan diabetes tipe 2?

“Studi ilmiah menunjukkan hasil yang bervariasi pada hubungan antara asam lemak jenuh dan T2D. Ada banyak jenis asam lemak jenuh. Masing-masing jenis asam lemak jenuh memiliki peranan berbeda pada T2D. Selain itu, makanan utuh/whole foods (mis., dalam matriks makanan) yang mengandung asam lemak jenuh dapat menjadi penentu kesehatan yang lebih berpengaruh daripada total kadar asam lemak jenuh.”

Apakah kesimpulan para pakar ilmiah sesuai dengan rekomendasi Dutch Health Council?

“Ya, kesimpulannya sesuai. Dutch Health Council menyimpulkan bahwa hubungan antara produk susu dan risiko T2D secara keseluruhan adalah netral. Untuk susu dan keju, hubungan dengan T2D tidak jelas. Untuk yogurt disimpulkan bahwa 60 g yogurt atau lebih per hari dikaitkan dengan risiko diabetes 15% lebih rendah dibandingkan dengan 10 gram sehari (tingkat bukti: substansial).”

Apakah kesimpulan para pakar ilmiah sesuai dengan rekomendasi Diabetes Federation?

 “American Diabetes Association menyatakan bahwa ‘Meskipun pola makan rendah kalori yang sehat secara keseluruhan harus didorong, ada juga beberapa bukti bahwa komponen makanan tertentu berperan dalam risiko diabetes dalam studi observasi. Asupan kacang-kacangan, buah beri, yogurt, kopi, dan teh yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko T2D yang lebih rendah. Sebaliknya, daging merah dan minuman yang dimaniskan dengan gula dikaitkan dengan risiko T2D yang lebih tinggi (3).”

Scientific roundtable debate: The impact of dairy products in the development of type 2 diabetes 1

Pakar ilmiah yang berpartisipasi pada diskusi meja bundar: Prof. D.I. Givens, Prof. A. Astrup, Prof. S.J.L. Bakker, Dr. G.H. Goossens, Prof. M. Kratz, Prof. A Marette, Prof. H. Pijl, Dr. S.S. Soedamah-Muthu

 

 

 

 

 

 

 

Baca artikel lainnya: