Produk susu memiliki dampak netral hingga bermanfaat terhadap biomarker inflamasi

Ringkasan ulasan oleh Nieman dkk tahun 2020

Ulasan sistematis yang baru-baru ini diterbitkan di Journal of the American College of Nutrition berpendapat bahwa konsumsi produk susu seperti susu, keju dan yogurt memiliki dampak netral hingga bermanfaat terhadap biomarker inflamasi.

Inflamasi sistemis ringan dikaitkan dengan gangguan metabolisme seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular. Ada beberapa faktor gaya hidup yang mempengaruhi tingkat inflamasi, seperti diet, aktivitas fisik, stres dan merokok. Oleh karena hubungan antara produk susu dan inflamasi sistemis belum jelas, ulasan sistematis ini bertujuan menilai dampak produk susu (susu, keju dan yoghurt) atau intervensi protein susu (whey dan kasein) terhadap penanda inflamasi.

Ulasan ini mencakup 19 uji klinis terkontrol acak yang mengevaluasi produk susu; 10 ditemukan tidak memiliki dampak dan 8 menunjukkan penurunan pada setidaknya satu biomarker inflamasi. Termasuk juga 8 uji klinis yang menilai asupan protein susu pada biomarker inflamasi dan tidak memperlihatkan adanya dampak dari intervensi. Manfaat dari produk susu dalam mengurangi level biomarker inflamasi paling banyak dilaporkan dalam uji klinis pada populasi dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Pada orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas penanda inflamasi pada umumnya lebih tinggi. Oleh karena itu peluang menemukan dampak intervensi anti-inflamasi lebih tinggi pada populasi seperti ini.

Ada beberapa mekanisme yang berpotensi menjelaskan dampak produk susu terhadap inflamasi. Komponen-komponen produk susu seperti kalsium dan kultur pada produk susu fermentasi dan peptida bioaktif dapat menekan respons inflamasi.

Kesimpulannya, temuan ulasan ini mirip dengan ulasan sebelumnya; konsumsi produk susu memiliki dampak netral hingga memberi manfaat pada biomarker inflamasi. Selanjutnya, penelitian intervensi baru menggunakan biomarker inflamasi sebagai hasil utama dianjurkan untuk lebih memahami hubungan antara asupan produk susu dengan inflamasi.

Baca artikel lainya: